Suku Pasemah yaitu masyarakat yang mendiami wilayah perbatasan Sumatra Selatan dengan Bengkulu. Meliputi daerah Pagar Alam, Jarai, Tanjung Sakti dan kota Agung kabupaten Lahat. Atau tepatnya berada sekitar kaki Gunung Dempo.

Suku Pasemah tentunya memiliki rumah adat yang khas dan berbeda dari rumah adat lainnya yang berada di Sumatra Selatan.

Yuk langsung saja kita bahas rumah adat dari suku Pasemah

1. Kingking

https://theinsidemag.com/

Berbentuk bujur sangkar dengan atap terbuat dari bambu yang memiliki sebutan gelumpai. Sementara itu, tiangnya menggunakan tiang dudukan.

Sama seperti rumah adat lainnya di Sumatera Selatan, Kingking juga terbagi menjadi tiga bagian. Terdiri dari beranda, kekijing atau bagian tengah dan bagian belakang yang berfungsi untuk memasak.

Baca juga: Rumah Adat Suku Paser

2. Kilapan

https://aminama.com/

Rumah Kilapan mengusung konsep rumah panggung dengan tinggi mencapai 1,5 meter. Tak seperti rumah biasanya yang memiliki ukiran, Kilapan cukup dilicinkan saja menggunakan sugu.

Pembagian ruangannya terdiri dari tiga bagian. Ada ruang depan, ruang bawah dan ruang atas.

Terdapat keunikan dari rumah adat Kilapan yaitu tiang-tiang hanya berada pada permukaan tanah saja. Memiliki sebutan lain yaitu tiang duduk. Selain keunikan terdapat juga kelemahannya yaitu bisa bergerak jika terjadi gempa bumi.

3 Tatahan

https://architecture.verdant.id/

Jika kilapan tak memiliki ukiran, lain halnya dengan tatahan. Rumah adat ini memiliki ciri khas ukiran hampir pada seluruh bagian rumah.

Material kayu yang digunakan terdiri dari kayu jenis tembesu atau kayu kelat. Sehingga bisa menjadi media ukir.

Rumah panggung yang dahulunya merupakan tempat tingga ketua adat atau tokoh adat ini memiliki tinggi sekitar 1,5 meter dari permukaan tanah.

Kini rumah adat ini penghuninya bisa dari kalangan bisa.

theinsidemag, Saintif, suryapost.co

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Contact us