Rumah adat Lontik merupakan salah satu rumah adat yang berasal dari Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Memiliki nama lain Lancang atau pencalang. Mengapa terkenal dengan sebutan rumah Lontik? Karena atapnya berbentuk lentik ke atas.

Bentuk Rumah

Bentuk dari rumah ini yaitu panggung. Sengaja bentuknya demikian agar bisa terhindar dari serangan binatang buas dan terjangan banjir.

Jika bentuknya panggung, sudah pasti memiliki kolong. Lalu bisakah kolong ini menjadi ruangan yang berguna? Jawabannya bisa, bahkan masyarakat Kampar membagi fungsi kolong berdasarkan aspek religi dan aspek kebudayaan.

Dari segi aspek religi, kolong biasanya digunakan masyarakat sebagai tempat menyimpan dan mengumpulkan kayu bakar untuk persiapan bulan puasa. Sementara itu, dari aspek kebudayaan berfungsi sebagai tempat untuk bertukang perahu, menyimpan perahu kecil, menyimpan kayu bakar hingga tempat ternak hewan peliharaan.

Bagian-Bagian Rumah

Secara umum terbagi menjadi tiga bagian saja. Seperti yang Verdant kutip dari dspace.uii menyebutkan bahwa ruangan harus tetap tiga, karena sesuai dengan ketentuan adat yang berlaku yaitu “Alam Nan Tigo” yakni tata pergaulan dalam kehidupan masyarakat.

Pertama ada alam Bakawan yang dilambangkan dengan ruang muka. Kedua, alam Basamak lambangnya yaitu ruangan tengah dan ketiga alam Semalu yaitu ruangan belakang atau tempat memasak.

Baca juga: Karakteristik Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar

Pembagian ruangan berdasarkan fungsinya sebagai berikut:

1. Ujung Bawah

Yaitu tempat ninik mamak dan undangan yang datang dalam acara perkawinan atau upacara adat.

2. Ujung Tengah

Sebagai tempat tidur utama bagi pemilik rumah dan bila ada acara perkawinan berfungsi sebagai tempat gerai pelaminan.

3. Pangkal Rumah

Tempat untuk ninik mamak pemilik rumah.

4. Pesorek

Ruangan kaum ibu dan anak-anak berkumpul.

5. Sulo Pandan

Sebagai pedapuran atau tempat memasak dan menyimpan barang kebutuhan sehari-hari.

Itulah bagian-bagian ruangan dari rumah adat Lontik yang perlu kamu ketahui. Dengan mengetahuinya diharapkan bisa menjaga dan ikut melestarikan rumah Lontik ini. Minimal kita bisa mengenalkan dan menceritakannya pada orang lain.

dspace.uii.ac.id, riauberbagi.blogspot.com, Wikipedia.

RELATED ARTICLES

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Contact us