Menurut wikipedia, suku dayak wehea merupakan bagian dari sub suku Dayak yang mendiami enam desa di Kecamatan Muara Wehea, Kutai Timur, Kalimatan Timur.

Keenam desa tersebut yaitu Nehas Liah Bing, Long Wehea, Diaq Leway, Dea Beq, Diaq Lay dan Bea Nehas.

Suku ini memiliki budaya serta adat istiadat yang khas. Seperti upacara penyambutan tamu, tari-tarian dan tentunya rumah adat.

Berbicara mengenai rumah adat suku Wehea kita bisa menemukannya di sekitar tepi sungai Wahea/ Long Msaq Teng dan Sungai Tlan. Adapun sebutan lain dari rumah ini yaitu rumah adat Eweang.

Baca juga: Rumah Adat Bulungan Kalimantan Timur

Berbentuk rumah panggung tinggi yang saling terhubung antara satu sama lainnya. Sementara itu, untuk struktur bangunan masih menggunakan rotan dan juga pasak kayu.

Karena mereka tinggalnya di pedalaman hutan, maka umumnya tidak mengenal rumah Betang atau rumah Lamin seperti suku dayak lainnya.

Sangat jarang sekali artikel yang membahas terkait rumah adat dari suku Wehea. Sehingga tak banyak informasi yang bisa verdant bagi di sini.

Milenialjoss.com, rimbakita.com

RELATED ARTICLES

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Contact us