Kalimantan Barat, Sebuah Provinsi yang memiliki kekayaan budaya, adat istiadat dan tradisi. Ada beberapa rumah adat yang berasal dari sini. Yaitu rumah adat Baluk, Melayu, Panjang dan rumah adat Betang.

Masing-masing rumah adat memiliki keunikan yang berbeda. Berikut beberapa keunikan rumah adat Kalimantan Barat yang harus kamu ketahui:

1. Rumah Adat Baluk

Rumah suku Dayak Bidayuh ini memiliki ciri khas yang berbeda dari rumah adat Kalimantan Barat pada umumnya. Mengapa demikian? Karena bangunannya berbentuk bulat dan posisinya cukup tinggi dari atas permukaan tanah. Sekitar 10 meter dengan penopang menggunakan tiang kayu yang berjumlah kira-kira 20 buah.

Baluk ini memiliki fungsi sebagai tempat ritual untuk masyarakat Dayak sekitarnya. Seperti acara ritual tahunan setelah memanen padi dan menghadapi penggarapan ladang. Biasnya ritual ini terselenggara setiap tanggal 15 Juni setiap tahunnya.

2. Rumah Adat Melayu

Terletak di Komplek Perkampungan Budaya, Jalan Sutan Syahrir, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dari segi arsitektur, rumah adat ini merupakan rumah panggung atau berkolong. Memiliki tiang penyangga rumah dengan tingginya sekitar 2 meter sampai 2,5 meter.

Selain itu, memiliki atap berbentuk segitiga. Menurut beberapa sumber atap dari rumah adat ini dipengaruhi oleh atap bangunan Jawa. Desainnya sedemikian rupa agar mampu menyaring udara panas di dalam ruangan tersebut.

3. Rumah Panjang

Rumah adat Panjang khas Kalimantan Barat ini memiliki tinggi sekitar 5 meter sampai 8 meter. Tergantung dari tinggi penopang rumah. Panjangnya kurang lebih 180 meter dengan lebar 6 meter.

Bentuk dari rumah ini terlihat sempit tetapi memiliki ukuran yang panjang. Untuk akses keluar masuk pun harus menggunakan tangga.

Baca Selengkapnya: Rumah Adat Panjang Khas Kalimantan Barat

4. Rumah Adat Betang

Merupakan tempat tinggal suku Dayak yang ada diseluruh pulau Kalimantan. Termasuk Kalimantan Barat. Biasanya banyak ditemukan di daerah yang berdekatan dengan hulu sungai.

Bentuknya menyerupai panggung dan memanjang, bisa mencapai 150 meter. Lebarnya sekitar 10-30 meter. Di bawahnya tertancap tiang kayu yang kokoh asli dari Kalimantan dengan tinggi kayu rata-rata 5 meter. Hampir semua bangunan Rumah Betang terbuat dari kayu yang kuat dan tergolong tahan lama atau tidak akan mudah rapuh.

Baca Selengkapnya: Rumah Betang, Rumah Adat Suku Apa?

Indonesia.go.id, pontinesia.com

RELATED ARTICLES

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Contact us