Rumah adat Tongkonan berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan. Atapnya terbuat dari bambu, memiliki ciri khas menyerupai perahu. Hal ini menjadi pengingat bahwa leluhur masyarakat Toraja menggunakan perahu untuk sampai ke Sulawesi.

Tongkonan berasal dari kata Tongkon yang berarti ‘menduduki’ atau ‘tempat duduk’. Mengapa? Karena pada awalnya rumah adat ini sebagai tempat berkumpul para bangsawan Tana Toraja untuk berdiskusi.

Setiap rumah, kamu akan menemukan kepala kerbau serta tanduk-tanduk pada tiang utama . Semakin banyak tanduk kerbau semakin tinggi derajat keluarga tersebut. Pada beberapa rumah juga ada beberapa patung kepala ayam atau naga yang menandakan jika pemilik rumah adalah orang yang dituakan.

Konon, filosofi pembagian ruangan ini tidak boleh mereka langgar, karena bisa menyebabkan petaka. Apasaja bagian-bagian dari rumah ini? Bagian dalam rumah terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian selatan, tengah dan utara. Masing-masing memiliki fungsi. Seperti misalnya bagian selatan (Sumbung) untuk kepala keluarga. Bagian tengah (Sali) untuk pertemuan keluarga, dapur, tempat makan dan tempat meletakan orang yang sudah meninggal. Bagian utara untuk ruang tamu, tempat meletakan sesaji dan juga tempat tidur anak-anak.

Keunikan dari Rumah Adat Tongkonan Khas Toraja

Hiasan lambang status sosial

Patung kepala Kerbau pada bagian atas rumah bukan sebagai hiasan belaka. Terdiri dari tiga warna yaitu warna putih, hitam dan belang atau bule ternyata kepala kerbau ini memiliki makna tentang kemampuan ekonomi pemilik rumah.

Pada saat melakukan upacara adat di Tana Toraja pasti menggunakan Kerbau sebagai hewan kurbannya. Harga satu kerbau hitam per ekor kira-kira sekitar Rp 60 juta. Kerbau belang atau bule harganya sekitar Rp. 600 juta sampai Rp 1 miliar per ekor. Jadi, semakin banyak tanduk kerbau yang berderet di atas rumah maka semakin tinggi derajat keluarga tersebut.

Ukiran yang khas

Dinding rumah adat Tongkohan terbuat dari tanah liat. Biasanya memiliki warna yang berbeda pada keempat sisinya. Keempat warna tersebut yaitu merah, kuning, putih dan hitam.

Masing-masing warna memiliki arti. Seperti merah melambangkan kehidupan manusia. Kuning melambangkan kekuatan duniawi atau sang pencipta. Warna putih melambangkan kesucian dan warna hitam melambangkan kematian atau duka. Keempat warna tersebut mempengaruhi kehidupan manusia dalam bangunan rumah tersebut.

Pesona travel, mantabz

RELATED ARTICLES

3 COMMENTS

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Contact us