Sulawesi tengah memiliki tiga rumah adat yaitu, rumah adat Tambi, rumah adat Souraja dan rumah adat Lobo. Ketiganya memiliki ciri khas yang jauh berbeda satu dengan lainnya. Misalnya saja rumah adat Souraja sebagai tempat tinggal raja dan pusat pemerintahan kerajaan.

Rumah adat sulawesi tengah dan penjelasannya

1. Rumah Tambi

Rumah adat Tambi merupakan rumah di atas tiang yang terbuat dari kayu bonati. Atap dan dinding dari bangunan ini menyatu sekaligus berfungsi sebagai penutup bangunan.

Berbentuk rumah panggung dengan tiang penyangga yang tingginya tak lebih dari satu meter. Tiangnya berjumlah 9 buah, kemudian satu dengan lainnya menempel dengan menggunakan pasak balok kayu.

Dalam bangunan ini hanya terdapat satu ruangan saja. Meskipun begitu, tentu saja memiliki beragam fungsi. Seperti untuk memasak, tidur sampai menerima tamu.

Baca selanjutnya: Mengenal Tambi, Rumah Adat di Sulawesi Tengah

2. Rumah Souraja

https://pesonawisata.sultengprov.go.id/

Berasal dari kelurahan Lere, kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah. Pembangunan Souraja atas prakarsa Raja Yodjokodi pada sekitar abad 19 masehi. Fungsinya yaitu sebagai tempat tinggal keluarga raja dan sebagai pusat pemerintahan kerajaan.

Pembangunannya dengan menggunakan panduan arsitektur bugis dan kaili, rumah ini memiliki bentuk panggung dengan konstruksi kayu. Luasnya 32 x 11,5 meter. Tiang pada bangunan induk berjumlah 28 buah. Sementara itu pada bagian dapur 8 buah. Atapnya berbentuk piramida segitiga, bagian depan dan belakangnya tertutup dengan papan yang memiliki hiasan ukiran.

Proses pembuatan rumah adat Souraja

a. Pemilihan dan pembuatan bahan

Tahap persiapan, yaitu memilih bahan. Karena bahan untuk membuat rumah ini tak semudah rumah adat lainnya. Harus melalui berbagai proses. Seperti, menugaskan khusus orang untuk memilih kayu. Setelah dirasa sempurna kemudian pohon ditebang. Kayu yang dipilih biasanya kayu ulin atau kayu kapas.

b. Pemilihan atau penentuan lokasi

Dalam pemilihan lokasi juga menugaskan orang. Biasanya orang tersebut akan mensucikan diri terlebih dahulu lalu mencari jawaban lewat tarekat.

c. Proses pembangunan

Dalam pembangunan ini ada beberapa hal yang harus mendapatkan perhatian. Selama membangun rumah, raja dan permaisuri serta seluruh orang yang ikut menentukan pembangunan harus selalu dalam keadaan kenyang.

3. Rumah Adat Lobo

https://www.antarafoto.com/

Rumah adat khas Kulawi, Sulawesi Tengah ini memiliki fungsi sebagai balai rapat tetua adat, sidang adat, upacara, perayaan panen dan rapat penentuan kapan membuka ladang.

Selain itu, berfungsi juga sebagai pengadilan masyarakat Kulawi. Terdakwa duduk di tengah dan tetua adat melingkar di tepi.

Itulah 3 rumah adat Sulawesi Tengah dan penjelasannya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan.

RELATED ARTICLES

2 COMMENTS

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Contact us