Berugaq merupakan bangunan sejenis gazebo yang berasal dari suku Sasak, Lombok. Bagian atapnya terbuat dari daun kelapa dan daun ilalang. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, sekarang ada juga yang menggunakan atap genteng dan seng.

Terdapat dua jenis Berugaq yaitu sekepat dan sekenam. Berugaq sekepat merupakan bangunan yang memiliki empat pilar sedangkan Berugaq sekenam yaitu bangunan yang memiliki enam tiang penyangga.

Dikutip dari tripoutbound.com keberadaan berugaq bagi masyarakat suku Sasak memiliki arti penting. Fungsinya sebagai ruang tamu, tempat untuk berkumpul dengan keluarga bahkan bisa juga untuk mengadakan acara budaya.

Baca juga: Sekilas Tentang Rumah Adat Bale Bonder

Berugaq Sekenam

budaya-indonesia.org

Selain memiliki fungsi seperti yang sudah disebutkan di atas, berugaq sekenam juga memiliki fungsi lain yaitu sebagai tempat kegiatan belajar mengajar tentang tatakrama dan kebudayaan

Berugaq Sekenam ini merupakan bangunan yang cukup besar. Memiliki ukuran 8 x 3 meter.

Berbentuk seperti Berugaq sekepat. Meskipun serupa tetap saja memiliki perbedaan, misalnya saja dalam jumlah tiang.

Berugak Sekepat

budaya-indonesia.org

Berbentuk panggung tanpa dinding dengan empat tiang penyangga. Lantainya terbuat dari papan kayu atau bilah bambu yang dianyam dengan menggunakan tali pintal.

Biasanya terletak di depan samping kiri atau kanan Bale jajar atau Bale Fungsi.

akumassa.org, budaya-indonesia.org

RELATED ARTICLES

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Contact us